Kita akan
belajar untuk mengenal pemrograman komputer
Sebelum kita
mengenal komputer kita harus tahu apa itu komputer
Kata komputer berasal dari bahasa Latin yaitu Computare
yang artinya menghitung.
Dalam bahasa Inggris disebut to compute. Secara
definisi komputer diterjemahkan
sebagai sekumpulan alat elektronik yang saling bekerja
sama, dapat menerima data
(input), mengolah data (proses) dan memberikan informasi
(output) serta terkoordinasi
dibawah kontrol
program yang tersimpan di memorinya
Kurang
lebih seperti ini skema nya
Setelah kita
mengenal sedikit tentang computer kita juga harus mengenal komponen yang ada di
dalamnya.
Dua komponen
utama computer ialah
hardware (Perangkat Keras) dan software (Perangkat Lunak)
Kita hanya
membahas secara singkat saja tentang computer , karena pada postingan kali ini
kita akan belajar bersama-sama untuk mengenal bahasa pemrograman,
Kita
sebenarnya sering mendengar tentang bahasa pemrograman , namun kita terkadang
masih belum tahu apa sih bahasa pemrograman itu
Bahasa pemrograman adalah teknik komunikasi standar
untuk mengekspresikan
instruksi kepada komputer. Layaknya bahasa manusia,
setiap bahasa memiliki tata tulis
dan aturan
tertentu.
Dan bahasa
pemrograman juga dapat di klasifikasikan tiga
1. Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi
Merupakan bahasa tingkat tinggi yang mempunyai ciri-ciri
mudah dimengerti karena
kedekatannya terhadap bahasa sehari – hari. Sebuah
pernyataan program
diterjemahkan kepada sebuah atau beberapa mesin dengan
menggunakan
compiler.
Sebagai
contoh adalah : JAVA, C++, .NET
2. Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah
Bahasa pemrograman generasi pertama. Bahasa jenis ini
sangat sulit dimengerti
karena instruksinya menggunakan bahasa mesin. Disebut
juga dengan bahasa
assembly merupakan bahasa dengan pemetaan satu – persatu
terhadap instruksi
komputer. Setiap intruksi assembly diterjemahkan dengan
menggunakan
assembler.
3. Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah
Dimana penggunaan instruksi telah mendekati bahasa
sehari – hari, walaupun masih
cukup sulit untuk dimengerti karena menggunakan
singkatan – singkatan seperti
STO yang berarti simpan (STORE) dan MOV yang artinya
pindah (MOVE). Yang
tergolong
dalam bahasa ini adalah Fortran.
Setelah kita
mengenal bahasa pemrograman maka kita di wajibkan juga untuk belajar algoritma
agar kita bias menyelesaikan suatu permasalahan suatu project yang ingin kita
buat
Mengenal
secara singkat tentang algoritma
Algoritma : teknik penyusunan langkah-langkah
penyelesaian masalah dalam bentuk
kalimat
dengan jumlah kata terbatas tetapi tersusun secara logis dan sistematis.
Struktur Algoritma : agar algoritma dapat ditulis lebih
teratur maka sebaiknya
dibagi ke dalam beberapa bagian. Salah struktur yang
sering dijadikan patokan
adalah sebagai berikut:
o Bagian Kepala (Header) : memuat nama algoritma
serta informasi atau
keterangan tentang algoritma yang ditulis.
o Bagian Deklarasi : memuat defenisi tentang nama
variable, nama tetapan,
nama prosedur, nama fungsi, tipe data.
o Bagian Deskripsi : memuat langkah-langkah
penyelesaian masalah,
termasuk
beberapa perintah seperti baca data, tampilkan, ulangi, dsb.
Kita lihat
Contoh di bawah ini
Algoritma Luas_lingkaran
{ menghitung luas sebuah lingkaran apabila jari-jari
lingkaran tersebut diberikan }
Deklarasi
{ Defenisi nama tetapan }
const N = 10;
const phi = 3.14;
{ defenisi nama peubah / variable }
real jarijari, luas;
Deskripsi
read(jarijari);
luas = phi * jarijari * jarijari;
write(luas);
Kita juga
bias menyusun algoritma berupa deskriptif, flowchart, ataupun Pseudocode
Sedikit yang bisa saya bahas , karena kita
sama-sama belajar disini
Setelah kita mengenal beberapa hal yang
mungkin sudah kita kenal atau pun yang belum kita kenal maka selanjutnya kita
akan belajar mengenai system numeric dan konversinya mengapa kita harus
mempelajarinya
Karena sebagai seorang pemrogramer yang masih
belajar ataupun yang sudah mahir kita wajib untuk mengenal tentang numeric tersebut
karena akan sangat berguna
Sistem
Bilangan Desimal
Bilangan desimal
adalah
sistem bilangan yang berbasis 10
Sistem
Bilangan Biner
Bilangan dalam bentuk biner adalah bilangan berbasis 2.
Ini menyatakan bahwa
bilangan
yang terdapat dalam sistem ini hanya 0 dan 1.
Sistem
Bilangan Oktal
Bilangan dalam sistem heksadesimal adalah sistem
bilangan berbasis 16. Sistem ini
hanya memperbolehkan penggunaan bilangan dalam skala 0 –
9, dan menggunaan
huruf A – F,
atau a – f karena perbedaan kapital huruf tidak memiliki efek apapun.
Seetelah kita
mengenal ke empat bilangan tersebut maka selanjutnya kita harus belajar
cara
mengkonversinya sebagai contoh kita lihat contoh di bawah ini
Desimal
|
Biner
|
Oktal
|
HeksaDesimal
|
126 berbasis 10
|
1111110 berbasis 2
|
176 berbasis 8
|
7E berbasis 16
|
1110
|
10112
|
138
|
B16
|
Baik disini
kita hanya membahas sekilas saja tentang pengenalan pemrograman computer
Terima kasih
mari kita belajar bersama


0 komentar:
Post a Comment
Berkomentarlah dengan bijak